Artikel kali ini akan menjelaskan profile Software Engineer yang berpengaruh di industry Software Development yang bernama Linus Torvalds. Sosok yang tidak banyak diketahui orang awam tetapi memiliki pengaruh besar di dunia IT. Linus bekerja di balik kesuksesan Kernel Linux dan Git. Linus sangat dihormati di kalangan IT dimana dia lebih memilih membuka source code secara publik (open source) Kernel Linux dan Git padahal ia bisa mengkomersialisasikan produk-produk nya sendiri untuk kepentingan pribadinya.
Salah satu sosok yang mempopulerkan istilah open source dimana di zaman ia membuat kernel Linux, kecenderungan pembuatan software lebih cenderung close source untuk mendapatkan aksesnya perlu membayar lisensi kode yang dibutuhkan. Hasil karya nya bisa di lihat github pribadinya Github Linus Torvalds , kumpulan kode (repositori) Linux Repo Linux dan kumpulan kode (repositori) git Repo Git .
“Talk is cheap. Show me the code.”
~ Linus Torvalds
Latar Belakang
Linus Benedict Torvalds merupakan nama lengkap dari Linus yang lahir di 28 desember 1969 di Helinski, Finlandia. Memilki keturunan Swedia dan berbahasa Swedia sebagai bahasa utama yang dipakai olehnya. Ia merupakan minoritas Swedia yang ada di Finlandia. Kakeknya (Ole Torvalds) seorang penyair dan orang tua bekerja sebagai jurnalis. Ayahnya (Nils Torvalds) kini menjadi politisi berpengaruh di Finlandia.

Linus memiliki saudara perempuan yang bernama Sara Torvalds. Linus melanjutkan kuliahnya di University of Helsinki dari 1988 sampai 1996. Linus mendapatkan gelar Master of Computer Science (M.Sc.) dengan tesis “Linux: A Portable Operating System.” Tahun pertama berkuliah, Ia menjalani wajib militer Finlandia. Ia memiliki pangkat Letnan 2 dengan tugas pengamat artileri (artillery observer). Di tahun 1990, ia melanjutkan kuliahnya.

Di akhir tahun 1993, ketika ia mengajar di kampusnya (University of Helsinki), Linus memberikan tugas untuk menulis di e-mail sebagai PR untuk mahasiswa-mahasiswinya. Kemudian seorang mahasiswi yang bernama Tove Monni mengajaknya berkencan. Linus pun menyetujuinya. Tove merupakan seorang karateka yang menjuarai 6 kali lomba karate nasional Finlandia. Mereka pun menikah dan memiliki 3 orang anak perempuan.
Hal-Hal yang Telah Dihasilkan Olehnya
Linus telah meluncurkan 2 software penting untuk perkembangan software development yaitu Linux dan Git. Linux dan git merupakan source code yang open source (Kumpulan code yang bebas digunakan dengan semua kemungkinan modifikasi dan redistribusi secara gratis).
Linux merupakan OS (Operating System) yang berbasis UNIX-Environment. Linus me-release Linux pertama ke publik pada tahun 17 september 1991. Linux kini telah dibagikan seluruh dunia dan memiliki berbagai versi distro seperti Ubuntu, Fedora, Debian, Red Hat (telah diakusisi oleh IBM di tahun 2019 dan menjadi Linux yang berbasis Enterprise), Kali Linux, OpenSuse, ElementaryOS, ZorinOS, dll. Kernel Linux juga sekarang telah populer digunakan di Cloud Computing seperti AWS, Azure, Google Cloud Platform (GCP), dll. Kini perusahaan seperti Google, Amazon, Microsoft, dan sejenisnya telah sepakat untuk mendukung Linux melalui Linux Foundation bisa dilihat di https://www.linuxfoundation.org/.
Git merupakan sistem perangkat lunak kontrol versi terdistribusi (distributed version control software system) yang mampu mengelola versi source code atau data. Sistem ini sering digunakan oleh programmer yang mengembangkan software secara tim untuk mengontrol kode sumber. Linus membuat Git karena dia secara personal tidak menyukai CVS (Concurrent Versions System) yang lebih mengutamakan pembandingan file ketimbang pembandingan line code seperti Git. Git kini telah menjadi standar utama untuk pengerjaan software baik secara personal maupun tim. Platform yang mengunakan Git seperti Github (telah diakusisi Microsoft pada tahun 2018), Gitlab, dan BitBucket (dimiliki oleh Atlassian yang punya produk terkenalnya yaitu Jira).
Kepribadian
Linus merupakan orang yang selalu berterus-terang untuk banyak terutama terkait Linux dan Git. Sudah banyak orang lain yang berseteru dengannya mulai dari perseteruannya dengan pembuat MINIX (Andrew S. Tanenbaum) di tahun 1992, dengan Microsoft di akhir tahun 1990-an sampai awal tahun 2000-an, Linus yang kesal dengan NVIDIA yang tidak memberikan support kepada Linux OS dimana NVIDIA mendapatkan keuntungan jutaan dollar dari penggunaan Linux. Linus juga tidak segan mengkritik keras jika orang lain yang mencoba mengirimkan code yang tidak sesuai standarnya ke Kernel Linux untuk dirinya review.
“Software is like sex : it’s better when it’s free..”
~ Torvalds at 1996 FSF conference
Banyak yang mengira bahwa Software Engineer sepertinya mungkin terlihat kaku dan tidak hangat dengan orang di sekitarnya. Tapi 2 foto di bawah ini akan menunjukkan betapa hangatnya sosok Linus di mata keluarganya.

Linus sangat dikenal di kalangan IT sebagai orang yang sangat straight-forward yang selalu bertindak dan berkata sesuai apa yang dipikirkannya. Di samping itu, kita tidak bisa menampik bahwa Ia begitu berperan besar dalam pengembangan dunia IT dan memilih untuk membagikan code-nya secara gratis ke publik. Sulit sekali melihat orang-orang di dunia ini yang begitu terobsesi dengan profit baik dari material seperti uang dan non-material seperti kejayaan, tetap masih orang seperti Linus bekerja dibalik layar demi pengembangan Linux dan Git (terkhusus Git kini sudah di-maintain oleh Junio Hamano). Linus akan selalu mendapat ruang yang besar di hati para IT. Linus berpotensi besar menjadi orang terkaya di dunia ini bila ia memutuskan mematenkan produk-produknya. Tetapi dia tetap pada keputusan awalnya untuk tetap membuatnya open source.
“ I am not a visionary. I’m an engineer. I’m perfectly happy with all the people who are walking around and just staring at the clouds … but I’m looking at the ground, and I want to fix the pothole that’s right in front of me before I fall in.”
~ Linus Torvals in TedEx
Kehidupannya Sekarang

Linus lebih senang menghabiskan waktunya dengan scuba-diving (menyelam). Bahkan ia membuat aplikasi subsurface untuk menyimpan log dan membuat perhitungan scuba-diving. Di mata keluarganya, ia akan tetap berusaha keras menjadi suami yang baik bagi Tove Torvalds dan ayah yang baik untuk Patricia Miranda Torvalds, Daniela Yolanda Torvalds, dan Celeste Amanda Torvalds. Linus juga mendapatkan penghargaan penting seperti IEEE Computer Pioneer Award (2014), IEEE Masaru Ibuka Consumer Electronics Award (2018), Millennium Technology Prize (2012) (cacatan: ini setara dengan Penghargaan Nobel).
“Thank you for everything you’ve done for us.
Let’s grow together — we’ll always be part of the Linux and Git community.We love you, Linus Torvalds.”

